Arsip Blog

Mengabdi berbayar

Mengabdi itu memberikan segenap kemampuan atau berkorban untuk mendapat hasil yang terbaik. Seperti pada aparatur negara yang senantiasa ingin memberikan yang terbaik untuk negara. Teringat sms taujih yang disampaikan seorang sahabat.

Ada guru yang banyak berkata tanpa berbuat,

Ada guru yang lebih pandai berbuat dari berkata serta

Ada guru yang memadukan kata dan perbuatan.. Read the rest of this entry

Iklan

22 Desember

Hari ini orang bilang hari Ibu. Di tanggal Nasional tanggal 22 Desember juga terdaftar sebagai hari Ibu. Banyak orang yang menyampaikan   Selamat Hari Ibu kepada Ibu mereka. Menyampaikan kepada Ibu mereka dengan berbagai cara. mulai dari yang SMS, Telpon, update status di FB, twitter atau dengan surprise. Sekedar untuk menunjukkan kepedulian kita kepada Ibu. Memang ibu ialah orang yang paling paling dan paling berjasa dalam hidup kita. Yang telah mengandung selama 9 bulan. Apa jadinya klo ibu kita tidak mau mengandung kita, dititipkan kemana gitu. Bingung juga kan kita. Ibu juga yang telah memberi ASI kita, kalau pun tidak memberi selama 2 tahun bukan berarti ibu kita tidak sayang kepada kita. Pasti ada alasan yang lain.

Menurut saya, Read the rest of this entry

Peluit Tanpa Makna

Peluit barang yang tidak asing bagi kita. Alat yang dapat mengeluarkan bunyi ini sering digunakan oleh Polisi, Tukang Parkir dan wasit dalam setiap pertandingan. Meskipun memiliki cara dan suara yang sama dalam menggunakan peluit memiliki makna yang berbeda. Kalau peluit yang dipake Polisi biasa digunakan untuk mengatur lalulintas atau aba-aba dijalan raya. Sedangkan tukang parkir menggunakan peluit untuk memberi aba-aba atau mengarahkan kendaraan yang akan parkir. Tetapi pada profesi wasit peluit digunakan untuk memberi tanda dimulainya suatu pertandingan atau tanda untuk menghentikan sementara atau mengakhiri suatu pertandingan.

Tapi terkadang peluit itu menjadi tanpa makna. Artinya suara yang ada hanya Read the rest of this entry

Hanya Merasa

Setiap orang akan memiliki sifatnya masing-masing. Entah mirip dengan orang tua alias keturunan atau mirip orang lain (#dimirip-miripkan juga bisa). Ada orang yang kaku, ada juga yang seperti makhluk halus lemah lembut. Ada yang pemarah ada pula yang penyabar. Ada yang berani ada yang belum berani eh gak berani. Tetapi semua sifat itu bisa dibentuk dan dipelihara.

Ada yang merasa bahwa dia memiliki watak yang keras, tetapi pelaku tidak mau merubahnya. Ya, sifat itu akan tetap keras tidak akan berubah menjadi lembut. Read the rest of this entry

Sudah Terbalik

Beberapa hari ini udara cukup panas, hujan yang turun juga cukup deras walau hanya sebentar. Berita pun juga begitu, ada yang mendadak terkenal, atau beberapa peristiwa yang menambah kasus baru. Kasus “BOM CIREBON” yang sangat cepat di ketahui siapa pelakunya, begitu muncul berita langsung muncul gambarnya di TV siapa pelakunya. Mengapa tidak dengan kasus Bank Century?

Ayas tidak berbicara itu. Sekarang kondisi sudah terbalik. Klo di TV ada anak kecil yang ‘ngefans’ sama artis dan sampai hafal lagunya akan menjadi berita heboh, tapi klo ada anak kecil yang rajin ngaji dan hafal Al – Qur’an tidak pernah menghebohkan bahkan tidak ada yang melirik.

Klo banyak orang yang memberikan ‘tambahan’ kemampuan kepada anak dengan kursus musik atau pelajaran, mengapa tidak dengan memberi ‘tambahan’ tentang ilmu agama, baca Al-Qur’an, belajar tafsir Al-Qur’an.

Sekarang banyak orang bangga dengan menunjukkan pakaian yang membuka aurat bahkan ada pamerannya, mengapa orang islam tidak bangga dengan pakaiannya yang menutup aurat. Yang lebih bagus dan terjaga dari pada pakaian yang tidak menutup aurat.

Masih orang yang merasa dirinya selalu dalam kekurangan, tetapi dirinya tidak pernah merasa bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan. Seharusnya kita bersyukur karena  punya mata, tangan, telinga, kaki, karena belum tentu orang lain memiliki selengkap itu.

GW, 23 April 2011.

11.44

Hanya Titipan…

Berapa lama kita hidup??

Berapa lama kita menunaikan kewajiban dari Allah??

Ada yang tau berapa lama kita hidup???

Sudahkah kita menyiapkan ketika nyawa yang dititipkan ini diambil oleh Allah??

Umur kita tidak panjang, semoga Allah senantiasa memberi hidayah dan sisa umur yang barokah kepada kita….

Hormatilah Kedua Orang Tua

Pada beberapa waktu yang lalu saat naik bus ada sebuah tulisan yang dapat mengingatkan kita pada orang yang kita sayangi dirumah. Tulisan itu ‘Hormatilah kedua orang tua’. Maksud baik awak bus ini paling tidak dapat meningatkan penumpangnya.

Pesan Khusus

Pesan Khusus

Menghormati kedua orang tua adalah wajib bagi kita. Dalam Al Qur’an surat Al Ankabut: 8 yang artinya:

“Dan Kami wajibkan manusia 9berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesutatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembaklimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan’

Kita wajib menghormati dan mematuhi hanya dalam kebaikan. Hal ini telah dicontohkan oleh mush’ab bin umair yang pada saat awal islam masuk dan beliau megikuti agama islam. Saat itu ibunya melarangnya masuk islam. Bahkan ibunya me ngusirnya dari rumah karena Mush’ab tidak mau kembali pada agama keluarganya. Tetapi Mush’ab tetap bersikukuh untuk tetap pada agama Islam.

Jika orang tua kita sudah meniggal atau yang masih hidup maka kewajiban kita adalah mendo’akannya.

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan  penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah keduanya sebagaimana keduanya telah mendidik aku waktu kecil’.” (Al Isra’: 24)

Janganlah kita membentaknya, bahkan hanya berkata mengeluh ketika diminta tolong. Selama mata kita masih dapat melihat maka perhatikanlah orang tua kita. Selama mulut kita masih bisa bicara maka berbicaralah yang baik kepada orang tua kita. Selama telinga kita masih bisa mendengar maka dengarkan nasihatnya. Selama masih bisa memegang erat tangannya maka peganglah dengan kuat.

GW, 22.35. 19 Maret 2011

NB: Doakan kedua orang tua kita dalam setiap sholat kita.

Islam berbicara tentang kasih sayang

Ketika berbicara tentang kasih sayang maka islam telah hadir sejak lama. Tidak perlu menunggu yang namanya ‘Valentine’. Itu juga bukan budaya islam kenapa harus repot-repot. Islam tiap hari telah mengajarkan untuk kasih sayang. Dengan mengasihi sesama ciptaan Allah. Sekali lagi, tidak perlu menunggu hari valentine (orang bilang sih..) yang hanya 1 tahun sekali (kasih sayang kok 1 tahun sekali). Allah telah memberi kasih sayang kepada makhluk-Nya setiap saat, setiap waktu. Tidak terlewat sedikit pun. Kasih sayang berupa nikmat bernafas, melihat, mendengar serta nikmat iman yang selalu diberikan. Dalam surat An-nahl: 18:

“Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”

Islam juga mengajarkan bagaimana kasih sayang kepada sesama manusia. Dengan saling menghargai dan saling menghormati. Islam tidak mengajarkan untuk saling mencela atau saling menghakimi. Bentuk pemberian kasih sayang tidak harus dengan coklat, atau mawar merah. Boneka juga bukan. Bisa jadi dalam bentuk do’a, nasihat, serta senyum yang tulus. Semua bentuk itu selama tidak melanggar al-quran, ash shunnah serta syariat yang ada. No VALENTINE, No Pacaran karena itu bukan jalannya. Semoga Allah senantiasa memberi hidayah kepada kita.

NB: Mendekati Maulid Nabi

GW, 14 Februari 2011, 00.17

Refleksi hari ini: Part 4

Banyak orang yang mengaku ISLAM, banyak orang ber-KTP ISLAM, banyak orang yang mengatakan ISLAM, jika ISLAM hanya di bibir, tapi pada nyatanya orang yang mengatakan dirinya ISLAM malah membuat kerusakan serta menyebarkan kebencian terhadap ISLAM. ISLAM bukan liberal, tapi syumul. Bangunan ini akan kokoh ketika setiap individu ber-ISLAM dengan benar dengan konsep IMAN yang kokoh, mengakui dalam hati, mengucapkan dengan lisan, melakukan dengan perbuatan. Yaitu, mengakui adanya Allah dan beramal sesuai dengan Al-Qur’an dan ash-shunah.

Iman…

Harta yang paling mahal di dunia ini adalah iman,

Iman akan membawa kehormatan seseorang,

Iman yang akan mengantarkan ke akhirat,

Ketika konsep iman mendasar pada setiap manusia, dan akhirat menjadi tujuan maka dunia akan mengikutinya tetapi jika hanya mengejar dunia maka hanya dunia yang akan didapat.

Iman dengan sepenuh hati akan menangatarkan ke dalam Surga-NYA…

Mau masuk surga???