Arsip Blog

Hanya Merasa

Setiap orang akan memiliki sifatnya masing-masing. Entah mirip dengan orang tua alias keturunan atau mirip orang lain (#dimirip-miripkan juga bisa). Ada orang yang kaku, ada juga yang seperti makhluk halus lemah lembut. Ada yang pemarah ada pula yang penyabar. Ada yang berani ada yang belum berani eh gak berani. Tetapi semua sifat itu bisa dibentuk dan dipelihara.

Ada yang merasa bahwa dia memiliki watak yang keras, tetapi pelaku tidak mau merubahnya. Ya, sifat itu akan tetap keras tidak akan berubah menjadi lembut. Read the rest of this entry

Iklan

Hormatilah Kedua Orang Tua

Pada beberapa waktu yang lalu saat naik bus ada sebuah tulisan yang dapat mengingatkan kita pada orang yang kita sayangi dirumah. Tulisan itu ‘Hormatilah kedua orang tua’. Maksud baik awak bus ini paling tidak dapat meningatkan penumpangnya.

Pesan Khusus

Pesan Khusus

Menghormati kedua orang tua adalah wajib bagi kita. Dalam Al Qur’an surat Al Ankabut: 8 yang artinya:

“Dan Kami wajibkan manusia 9berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesutatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembaklimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan’

Kita wajib menghormati dan mematuhi hanya dalam kebaikan. Hal ini telah dicontohkan oleh mush’ab bin umair yang pada saat awal islam masuk dan beliau megikuti agama islam. Saat itu ibunya melarangnya masuk islam. Bahkan ibunya me ngusirnya dari rumah karena Mush’ab tidak mau kembali pada agama keluarganya. Tetapi Mush’ab tetap bersikukuh untuk tetap pada agama Islam.

Jika orang tua kita sudah meniggal atau yang masih hidup maka kewajiban kita adalah mendo’akannya.

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan  penuh kesayangan dan ucapkanlah, ‘Wahai Tuhanku, kasihilah keduanya sebagaimana keduanya telah mendidik aku waktu kecil’.” (Al Isra’: 24)

Janganlah kita membentaknya, bahkan hanya berkata mengeluh ketika diminta tolong. Selama mata kita masih dapat melihat maka perhatikanlah orang tua kita. Selama mulut kita masih bisa bicara maka berbicaralah yang baik kepada orang tua kita. Selama telinga kita masih bisa mendengar maka dengarkan nasihatnya. Selama masih bisa memegang erat tangannya maka peganglah dengan kuat.

GW, 22.35. 19 Maret 2011

NB: Doakan kedua orang tua kita dalam setiap sholat kita.