Semalam di Cianjur

kan kuingat dalam hatiku

betapa indah semalam di Cianjur… 

Tapi sayang hanya semalam….

Cianjur

Cianjur

Itu salah satu lirik lagu yang pernah ada di Indonesia, yang sekarang mungkin tinggal kenangan. Ketika terdengar lagu ini yang memang kebetulan juga sama dengan yang pernah ku alami. Semalam di Cianjur. Cianjur berjarak 2 jam dari kota Bandung ke arah Barat (bener ya?). Ke Cianjur dapat ditempuh dengan naik Kereta Api atau Bus, tapi klo naik kereta api gak tau rutenya. Tarif untuk Bus AC 15ribu dari Bandung ke Cianjur, harga segitu sama dengan naik Bus AC dari Malang ke Surabaya atau sebaliknya. Cianjur menurut saya seperti Kota Malang, mungkin lebih nyaman disana. Udara siang yang tak terlalu panas tapi malamnya cukup dingin (gak terasa karena dah biasa dinginnya).

Banyak kesan yang ada disana. Mulai pada saat awal datang karena gak tau jalur angkot, jadinya habis dari terminal naik angkot trus turun depan Pasar. Setelah itu jalan kaki sampe depan Pengadilan Negri (#padahal angkotnya juga lewat situ, jadi olah raga dadakan). Sambil berjalan sambil berpikir bersama dua orang rekan saya, sebut saja Wike dan Ade. ‘Kira-kira nanti malam tidur dimana ya?’, itulah pikiran dan pertanyaan yang sama-sama muncul dari setiap orang. ‘Tidur masjid atau kantor Polisi aja’, celetukku. Langsung agak gimana gitu wajah Wike sama Ade. Terus akhirnya ku usulkan untuk menginap di salah satu rumah (hehehe). Karena memang kita tidak ada yang punya famili di Cianjur jadi ya pilihannya klo gak numpang di rumah orang ya nginep di Hotel. Benar saja akhirnya diberanikan diri untuk numpang di rumah orang.

Pemandangan

Pemandangan

Singkat cerita, kita memperkenalkan diri kepada PJ penjaga rumah. Sesuai prosedur, foto copy KTP pun menjadi barang bukti bahwa kita orang baik-baik (hehehe). Karena yang PJ rumah menerima kita dengan baik mungkin dari wajah ku dan wajah Wike dan Ade terpancar wajah orang baik. ^_^ Sejurus kemudian kita meminta izin untuk menaruh barang yang memang semalam tidak dapat tidur dengan nyenyak karena kurang tidur di Kereta. Setelah itu, kita memohon ijin untuk jalan-jalan ke Ciputri Pacet. Ke kebun teh yang tak jauh dari situ (tapi gak perlu di coba jalan kaki bisa lemes).

Ketika matahari masih bersinar belum terasa dinginnya, tetapi setelah matahari tenggelam udara yang dingin langsung menusuk tulang (uuaaddeeem). Tetapi pemandangan indah disana menjadi hiburan tersendiri untuk melepas rasa lelah. Udara segar khas pegunungan membuat fresh sementara. Malamnya kembali ke rumah persinggahan sementara. Jam baru menunjuk pukul 8 malam. Ada hal yang membuat ku malam itu tidak kemana-mana, hanya di rumah saja. Ternyata jam segitu toko-toko sudah pada tutup, padahal mau beli charger hp yang ketinggalan yang akhirnya harus berhemat baterai selama 3 hari.

Ajakan

Seruan kebaikan

Keramahan orang-orangnya membuat ketagihan orang untuk pergi kesana dan kupat tahu yang tiada duanya. Kota yang masih bersih dari polusi membuat udara relatif segar. Mereka yang menerima kami juga ramah, bahkan serasa sudah kenal sebelumnya. Semalam itulah yang berkesan, selain kota yang nyaman, penduduk yang ramah menjadi daya tarik. Keramahan dan kenyamanan tergambar dari baliho, tugu, dan seruan yang di pasang. Seperti “BERJILBAB CIRI WANITA MUSLIMAH BERIMAN, GERAKAN MASYARAKAT MAGHRIB MENGAJI”. Bahkan sewaktu pulang kita dicarika Bus ke Bandung untuk meneruskan perjalanan ke Jakarta oleh orang yang baru kita kenal di jalan. Sebenarnya berencana 2 malam tetapi apa boleh buat, karena ada tugas mendadak ke Jakarta. (#sok sibuk.com ^_^”).  Semoga tidak ada lagu Sehari di Jakarta.

kupat tahu

kupat tahu

Ku ucapkan terima kasih kepada mas-mas yang telah mau menampung kami semalam. Saya jadi semakin yakin, bahwa ketika kita membantu seseorang kapanpun dan dimanapun maka suatu saat Allah akan menggantinya, kita akan di tolong oleh orang lain dari sisi yang tak di sangka-sangka. Tapi perlu diperhatikan kemampuan kita untuk membantu perlu diperhitungkan lebih dahulu. Semoga rumah tadi menjadi tempat Dakwah yang akan membawa Cianjur lebih baik.

NB: Hati-hati terhadap orang yang pura-pura baik atau numpang, tidak direkomendasikan untuk coba-coba. ^_^hehehe…

About Cak Bas

Tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya dapat dicapai dengan tarbiyah...

Posted on 29 Juni 2011, in Uncategorized, Wisata and tagged , , , . Bookmark the permalink. 30 Komentar.

  1. jadi penasaran sama kota cianjur:mrgreen:
    kupat tahunya kenapa gak dibawa ke jakarta aja?:mrgreen:

  2. Wah…. keren! cuma modal nekat dong..
    Tapi gak jelas nih, main ke cianjur tujuan nya mau ngapain??
    Masa jauh-jauh tujuan gk jelas cuma numpang di rumah orang???
    hemm…😀

    • Gak bonek-bonek (bondo nekat) amat, senekat-nekanya tetap bisa untuk mengatasi masalah yang datang (hehehe)…Tujuan nya kita cuma pengen main-main ja, kan disana ada budidaya ulat suteranya…🙂

  3. kontennya original banget, good post nih…

  4. Taufiq_Qipot

    mulihe kereta eksekutif bas

  5. senang dengerin lagu semalam di cianjur..😀

  6. Pemandangannya bikin inget kampung (Jakarta mengerikan nih)
    Makanannya bikin laper.. hehe..

  7. Ah pengen ngerasain kupat tahu cianjur, kapan ya bisa kabur dari Jakarta..

  8. hmm.. spertinya perlu saya kunjungi juga nih,, kmrn waktu jalan2 dari bandung langsung ke jojga..

  9. kpn mau ke Cianjur lg? nitip oleh-oleh..😀

  10. wuiihh mantap tuh di cianjur😛

  11. Saya pernah ke Cianjur dari Bandung jam 4 pagi dengan naik motor (nebeng lebih tepatnya). Sarapan bubur Cianjurnya enakkkk banget. Sayang, gak sempet beli tahu cianjur🙂

  12. Wah, pengalaman perjalanan yang oke juga tuh, hehe…. Semoga suatu saat saya juga bisa ke Cianjur. Makasih banyak ya telah berbagi pengalamannya.

  13. Cianjur juga terkenal mas sebagai daerah penghasil Tauco…dan Bahasa Sundanya juga masih alami…

  14. sudah 2 tahun bas ndak pulang kampung saya, gimana ya cianjur sekarang…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: