Hanya Merasa

Setiap orang akan memiliki sifatnya masing-masing. Entah mirip dengan orang tua alias keturunan atau mirip orang lain (#dimirip-miripkan juga bisa). Ada orang yang kaku, ada juga yang seperti makhluk halus lemah lembut. Ada yang pemarah ada pula yang penyabar. Ada yang berani ada yang belum berani eh gak berani. Tetapi semua sifat itu bisa dibentuk dan dipelihara.

Ada yang merasa bahwa dia memiliki watak yang keras, tetapi pelaku tidak mau merubahnya. Ya, sifat itu akan tetap keras tidak akan berubah menjadi lembut. Karena sudah terlatih menjadi keras (hati-hati). Beberapa waktu yang lalu secara tidak sadar ada sebuah perkataan yang menarik bagi  saya. Bahwa bagaimana caranya agar kita tidak merasa menjadi orang yang selalu penting. Artinya jika suatu pekerjaan dilakukan tanpa kita maka pekerjaan itu akan gagal atau tidak lancar.

Perasaan seperti ini harus kita hilangkan atau kita akan kecewa. Why? Karena perasaan itu akan selalu membuat kita menjadi orang yang selalu dibutuhkan (#yang pasti karena keahlian atau keuletan kita, atau kita menjadi orang opsi terakhir). Misalkan dalam suatu kepanitiaan, kita menjadi orang yang selalu di butuhkan untuk menjadi pembawa acara atau MC. Sudah sering kita diminta tolong entah dalam kondisi menjadi pemain utama atau pemain cadangan yang terakhir alias dadakan. Jika kita punya mental kita menjadi orang yang selalu atau merasa selalu dibutuhkan maka kita akan merasa kecewa kalau pada saat itu kita tidak di jadikan atau diminta tolong untuk menjadi MC atau apapun. Bahkan dilupakan. Mungkin akan ada sebuah perasaan. ‘Wah sekarang saya tidak pernah dianggap. Padahal dulu jika ada apa-apa saya yang selalu membantu tapi sekarang, minta tolong saja tidak pernah’.

Perasaan merasa dimanfaatkan atau kecewaakan senantiasa muncul dalam benak kita. Sahabat telah mencontohkan, Panglima perang Khalid bin Walid. Yang pada saat itu beliau menjadi panglima perang dan selalu menang disetiap peperangannya. Namun pada saat itu agar tidak terjadi pengkultusan bahwa jika perang ada Khalid bin Walid selalu menang maka Khalid pun diganti oleh yang lain. Dan khalid menjadi prajurit biasa. Tapi apa yang tejadi, Khalid tetap berjuang sama seperti ketika menjadi panglima. Tanpa rasa kecewa dan penyesalan karena diganti. Sudahkah kita seperti itu? Tidak kecewa karena kita memang digantikan dengan yang lain.

Ada pula karena orang yang merasa penting itu merasa jual mahal. Jika ada yang mau minta tolong dan kita lagi gak mood, ya kita tolak. Atau karena yang minta tolong ke kita bukan si ‘dia’ ya gak di tolong. Atau jual mahal klau da yang minta tolong (#wani piro? hehehe), bukan begitu juga. Bukan berarti kita harus selalu menolak jika ada yang meminta tolong. Semua itu ada proporsinya masing-masing. Jika kita masih seperti itu, kita rubah agar tidak menjadi orang yang mudah kecewa dan menyesal. Amal itu tergantung niat.

GW, 14 Juni 2011  jam 20.20

Thank to: Mas Nana Abdul Aziz, M. Taufiq, Mas Sulthoni Muslim, Pakde Kaconk, nan adi.

NB: Sholat Wajib jangan ketinggalan, 2 bulan lagi puasa Ramadhan ayo siap-siap. Oh ya besok puasa ayaumul bit 13, 14, dan 15.

About Cak Bas

Tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya dapat dicapai dengan tarbiyah...

Posted on 14 Juni 2011, in Tausiyah and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 7 Komentar.

  1. Bisa meninggalkan jejak lho… saran kritik…dan peketan juga bisa..🙂

  2. makasih sudah ngingetin kalau besok ternyata sudah tgl 13..😀

    salaam

  3. Nampaknya kalian kompak sekali ya…

  4. Assalaamu’alaykumwrh..

    Kalau ngmgin perasaan itu bisa panjang banget ya..

    NB nya mantap tuh, syukron dah mengingatkan.. semoga ramadhan kita siap…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: