Serasa ke Pati…

Hasil Ulat Sutera

Kokon

Alhamdulillah beberapa waktu yang lalu dapat jalan-jalan ke Pati, salah satu kota di Jawa Tengah yang berada di timur Kota Semarang. Pati termasuk dalam jalur Pantura yang saling menhubungkan kota-kota di pantai utara pulau jawa ini. Di salah satu sudut kota

Satu Tujuan

FOKUS

Pati tepatnya di Regaloh terdapat tempat pembudidayaan ulat sutera. Budidaya ini dikelola oleh Perhutani Jawa Tengah. Budidaya ulat sutera ini untuk menghasilkan kokon atau kepompong yang kemudian di olah menjadi benang. Setelah benang akan diolah lagi menjadi kain sutera. Perjalanan Malang – Pati dapat ditempuh dengan waktu 7 jam. Dengan menghabiskan 350 ribu rupiah untuk beli premium jika menggunakan mobil pribadi. Jika perjalanan dari Malang melewati jalan tol Porong (masuk pintu tol Porong) maka bisa turun lewat pintu gerbang Bunder yang nantinya akan lewat jalur tengah. Yaitu Gresik – Lamongan – Tuban. Jalur tengah ini jalan lebar rata-rata 4 lajur dan bagus kondisinya. Kendaraan besar lebih banyak lewat jalur ini. Atau lewat pintu Manyar sehingga lewat jalur Pantura Gresik. Jalur ini hanya 2 lajur yang cukup sempit. Selain itu banyak pengendara sepeda motor yang lewat dan MPU yang berhenti di pinggir jalan. Jalan agak bergelombang karena permukaan yang tidak rata. Ramai pada siang hari tapi sangat sepi pada malam hari.

Rembang

Sudut Timur Kota Pati

Banyak cerita yang dapat diambil dari perjalanan ini, selain ilmu tetang persuteraan. Memang Allah menciptakan segala sesuatu itu untuk disyukuri dengan menikmatinya dan merawatnya.

Tak ada MPU motor pun jadi

Angkutan Umum

Klo melewati pantura antara Pati hingga Gresik maka akan ada khas nya tersendiri.Di setiap daerah biasanya kendaraan umum berupa angkot, angkudes, delman, atau colt, untuk jarak dekat. Tapi menurut saya ini bisa menjadi ide baru dengan menggunakan motor roda 3 untuk mengangkut penumpang (mungkin karena bajaj sudah tidak ada ganti yang lain). Tingkat keamanannya??

Gerbang Jawa Timur

Jawa Timur

Tapi di sini (Rembang klo gak bener, gak salah maksudnya) umumnya menggunakan kendaraan seperti ini. Ketika masuk wilayah Jawa Timur akan ada cerita lain lagi. Yang membuat luar biasa menurut saya ketika berada diwilayah Gresik hampir Lamongan, disini mayoritas Ibu-ibunya pada pake jilbab.

Langit Sore

Sore Hari

Yang lagi jalan, yang mau pergi kepasar, bahkan yang akan kerja ke pabrik-pabrik (sayang gak da picnya). Kapan ya daerah lain bisa seperti ini…?? Yang sama dari setiap sudut pandangan mata adalah alam yang dicipatakan oleh Allah ini sangat luar biasa. Langit yang berawan dengan warnanya.

Laut Jawa

Laut Jawa

Air laut yang diatur sedemikian rupa sehingga dapat dimanfaatkan oleh para nelayan dan gunung yang menjadi pasak bumi. Termasuk ketika melihat ibu-ibu yang berjuang mencari nafkah untuk anaknya. Berjuang tanpa pamrih untuk anaknya.

Menjadikan Semua yang kita lihat itu sangat banyak maknanya. Apakah kita masih menjadi orang yang tidak mau bersyukur dengan apa yang diberikan oleh Allah??

Bukit

Bukit

Usia Bukan Halangan

Berjuang Untuk Mencari Nafkah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

NB: Syukuri yang ada, Jangan lupa sholat…

GW, 00.21, 10 Februari 2011

About Cak Bas

Tarbiyah bukan segalanya, tapi segalanya dapat dicapai dengan tarbiyah...

Posted on 10 Februari 2011, in Wisata and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: